Sabtu, 24 Maret 2018

makalah integrasi nasional


Makalah Tentang Integrasi Nasional






KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.  Wb.

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan  hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang integrasi nasional.
Harapan kami, semoga makalah integrasi nasional ini dapat menjadi pedoman informasi mengenai integrasi nasional. Dan semoga makalah ini dapat diterima dengan baik dan dapat dimanfaatkan di kemudian hari.

Akhir kata, kami selaku penulis makalah ini menyadari bahwa makalah ini masih kurang. baik dari segi penulisan maupun materi cakupannya. Oleh sebab itu, kami selaku penulis makalah ini mengharapkan adanya kritik dan saran yang mendukung agar makalah ini dapat menjadi lebih baik lagi.

Semoga, makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, Aamiin...

Wassalamu’alaikum Wr.  Wb.




                                                   Indrapuri, Aceh Besar, 24 Maret  2018

                                                                  
                                                                                   Penulis
DAFTAR ISI
Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
1.2  Rumusan Masalah
1.3  Tujuan
1.4  Manfaat
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Definisi Integrasi Nasional
2.2 Faktor Pendorong Integrasi Nasional
2.3 Faktor Penghambat Integrasi Nasional
2.4 Bentuk Integrasi Nasional
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
 DAFTAR PUSAKA





Bab I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Indonesia merupakan sebuah Negara realitasnya terpisah pada beberapa bagian dan tingkatan,dari segi geografis dipisahkan oleh lautan dengan beratusratusan pulau yang belum diberi nama,bahkan pulau yang berada di kawasan Kalimantan telah menjadi milik Negara Malaysia.
Apalagi perkembangan globalisasi sehingga membuat masyarakat lupa akan budaya dasar dari Indonesia sendiri,dan juga masyarakat modern yang sekarang ini kurang pengetahuan tentang hak dan tanggung jawab sebagai warga Negara.Sebagai warga Negara yang baik harus memiliki rasa Integrasi Nasional yaitu sifat kepedulian terhadap sesame dan rasa kesatuan yang tinggi.
Integrasi Nasional adalah usaha atau proses mempersatukan perbedaan yang ada pada suatu Negara sehingga terciptanya keselarasan secara nasional. Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik melalui kebudayaan ataupun melalui wilayah. Disatu sisi hal ini membawa dampak positif bagi bangsa karna masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak dalam pengelolaan budaya yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat, namun menimbulkan sebuah kauntungan hain ini jug berhasil menimbulkan masalah yang baru.  
Bangsa Indonesia masih mengalami krisis multidimensi yang menggancam kehidupan masyarakat. Salah satu masalah utama darikrisis besar itu adalah ancaman disintegrasi bangsa yang hingga saat ini masih belum mereda. Masyarakat juga harus mengerti pentingnya kerukunana antara agama, suku, ras,dan budaya yang harus sealu di wujudkan melalui integrasi nasional.
Bangsa indonesi juga sering menyebut Integrasi itu sebagai perubahan padahal kedua istilah tersebut memiliki perbedaan. Integrasi diartikan dengan integrasi kebudayaan, integrasi sosial, dan pluralisme sosial. Sementara pembauran dapat berarti penyesuaian antar dua atau lebih kebudayaan mengenai berapa unsur kebudayaan (cultural traits) mereka yang berbeda atau bertentangan, agar dapat dibentuk menjadi suatu sistem kebudayaan yang selaras (harmonis).

1.2  Rumusan Masalah

a.     Apa pengertian Integrasi Nasional
b.     Factor yang mendorong Integrasi Nasional
c.      Factor yang penghambat Integrasi Nasional
d.     Bentuk Integrasi Nasional

1.3  Tujua

a.   Mengetahui pengertian Integrasi Nasional
b.   Mengetahui peran penting dari Integrasi Nasional
c.    Mengetahui cara untuk memechkan masalah pada Integrasi Nasional
d.   Mengetahui faktor-faktor pada Integrasi Nasional
e.    Mengetahui proses tejadinya Integrasi Nasional

1.4  Manfaat

a.     Memperluas cakrawala berfikir mengenai masalah di Indonesia
b.     Melatih untuk berfikir kritis dalam menanggapi masalah dan keadaan di lingkungan dan wilayah Republic Indonesia
c.      Membentuk sikap individual yang memahami keadaan negar Indonesia saat ini
d.     Menumbuhkan rasa untuk tanggung jawab sebagi warga Negara






BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Integrasi Nasional

Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Intergasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi. Integrasi sosial akan terbentuk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial. Di Indonesia istilah integrasi masih sering disamakan dengan istilah pembauran atau asimilasi,

Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari kebudayaan ataupun wilayahnya. Di satu sisi hal ini membawa dampak positif bagi bangsa karena kita bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak atau mengelola budaya budaya yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat, padahal kedua istilah tersebut memiliki perbedaan. Integrasi diartikan dengan integrasi kebudayaan, integrasi sosial, dan pluralisme sosial. Sementara pembauran dapat berarti penyesuaian antar dua atau lebih kebudayaan mengenai berapa unsur kebudayaan (cultural traits) mereka yang berbeda atau bertentangan, agar dapat dibentuk menjadi suatu sistem kebudayaan yang selaras (harmonis). Caranya adalah melalui difusi (penyebaran), dimana unsur kebudayaan baru diserap ke dalam suatu kebudayaan yang berada dalam keadaan konflik dengan unsur kebudayaan tradisional tertentu. Cara penanggulangan masalah konflik adalah melalui modifikasi dan koordinasi dari unsur - unsur kebudayaan baru dan lama. Inilah yang disebut sebagai Integrasi Sosial (Theodorson & Theodorson, 1979 dalam Danandjaja, 1999).namun selain menimbulkan sebuah keuntungan, hal ini juga akhirnya menimbulkan masalah yang baru.
Sehubungan dengan penjelasan kedua istilah diatas maka interasi nasional mempunyai pengertian suatu proses penyatuan atau pembaruan berbagai aspek sosial budaya ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan identitas nasional atau bangsa yang harus dapat menjamin terwujudnya keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa.
Nazaruddin  berpendapat istilah integrasi nasional merujuk kepada  seluruh unsur dalam rangka melaksanakan kehidupan bangsa, meliputi sosial, budaya ekonomi, maka pada intinya integrasi nasional lebih menekankan persatuan persepsi dan prilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Dengan demikian Integrasi nasional dapat diartikan penyatuan  bagian-bagian yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh, atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa.
Proses Integrasi Nasional biasanya akan dipengaruhi oleh aspek-aspek sosiologis dan antropologis. Dalam prosesnya, integrasi dituntut adanya kesepakatan terhadap nilai-nilai umum yang ada didalam masyarakat melalui proses :

a.   Sosialisasi
 Sosialisasi adalah sebuah proses seumur hidup yang berkenaan dengan bagaimana individu mempelajari cara-cara hidup, norma dan nilai sosial yang terdapat dalam kelompoknya agar dapat berkenbangan menjadi pribadi yang dapat diterima oleh kelompoknya.

b.    Akulturasi
Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing.

 c. Asimilasi
 Asimilasi adalah pebauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru.



d. Enkulturasi
            Enkulturasi merupakan proses mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya.
Contoh bentuk integrasi nasional adalah sumpah pemuda yang menghasilkan nasionalisme dan menyatukan rakyat Indonesia secara sosial dan politik, melalui semboyan “satu tanah air, satu bahasa, satu bangsa”.

2.2 Faktor pendorong Integrasi Nasional

a.     Factor sejarah yang menimbulkan senasib dan seperjuangan
b.     Keinginaan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928
c.      Rasa cinta tah air di kalangan bangsa Indonesia
d.     Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara
e.      Kesepakatan untuk mewujudkan proklamasi kemerdekaan,pancasila dan UUD 1945

1.3 Faktor penghambat Integrasi Nasional

a.     Masyarakat Indonesia yang beraneka ragam dalam factor agama,budaya,derah,dan ras
b.     Wilayah Negara yang begitu luas
c.      Besarnya kemungkinaan ancaman,tantangan dari bangsa asing mengingat letaknya yang strategis
d.     Ketidak merataan dalam pembangunaan dan hasil pembangunaan
e.      Adanya paham “etnosentrisme” di antara suku bangsa yang menonjolkan kelebihan budaya dari setiap daerah

2.4 Bentuk Integrasi Nasional

Asiliminasi yaitu, pembaruan kebudayaan yang disertai cirikhas kebudayaan aslu. Alkulturasi yaitu, penerimaan sebagian unsure-unsur asing tampa menghilangkan cirrikhas kebudayaan asli.

Integrasi nasional adalah upaya menyatukan seluruh unsur suatu bangsa dengan pemerintah dan wilayahnya (saafroedin bahar, 1998). “mengintegrasikan berarti membuat atau menyempurnakan dengan jalan terpusah-pisah. Menurut howard wrigins (1996), integrasi berarti penyatuan bangsa-bangsa yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak menjadi suatu bangsa. Jadi menurutnya, integrasi bangsa dilihatnya sebagai peralihan dari banyak masyarakat kecil menjadi suatu masyarakat yang besar.

Tentang integrasi, myron weiner (1971) memberikan lima definisi mengenai integrasi yaitu :
a.   Integrasi menunjuk pada proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam suatu wilayah dan proses pembentukan identitas nasional, membangun rasa kebangsaan dengan cara menghapus kesetiaan pada ikatan-ikatan yang yang lebih sempit.
b.  Integrasi menunjuk pada masalah pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat diatas unit-unit sosial yang lebih kecil yang betanggotakan kelompok-kelompok sosial budaya masyarakat tertentu.
c.  Integrasi menunjuk pada masalah menghubungkan antara pemerintah dengan yang diperintah. Mendekatkan perbedaan-perbedaan mengenai aspirasi dan nilai pada kelompok elit dan massa.
d.   Integrasi menunjuk pada adanya konsensus terhadap nilai yang minimum yang diperlukan dalam memelihara tertib sosial.
e.   Integrasi menunjuk pada penciptaan tingkah laku yang terintegrasi dan yang diterima demi mencapai tujuan bersama.

Sejalan dengan definisi tersebut, myron weiner membedakan lima tipe integrasi nasional, integrasi wilayah, integrasi nilai, integrasi elit massa, dan integrasi tingkah laku (tindakan integratif). Integrasi merupakan upaya menyatukan bangsa-bangsa yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi satu bangsa.
Howard Wriggins (1996) menyebut adanya pendekatan atau cara bagaimana para pemimpin politik mengembangkan integrasi bangsa. Kelima pendekatan yang selanjutnya disebut sebagai faktor yang menentukan tingkat integrasi suatu bangsa yaitu :
1)      Adanya ancaman dari luar
2)      Gaya politik kepemimpinan
3)      Kekuatan lembaga-lembaga politik
4)      Ideologi nasional
5)      Kesempatan pembangunan ekonomi

Sunyoto Usman (1998) menyatakan bahwa suatu kelompok masyarakat dapat terintegrasi apabila :
1.   Masyarakat dapat menentukan dan menyepapakati nilai-nilai fundamental yang dapat dijadikan rujukan bersama
2.  Masyarakat terhimpun dalam unit sosial sekaligus memiliki “croos cutting loyality”
3.  Masyarakat berada saling ketergantungan diantara unit-unit sosial yang terhimpun di dalamnya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.



BAB III PENUTUPAN

3.1 Kesimpulan
Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari kebudayaan ataupun wilayahnya. Di satu sisi hal ini membawa dampak positif bagi bangsa karena kita bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak atau mengelola budaya budaya yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat, namun selain menimbulkan sebuah keuntungan, hal ini juga akhirnya menimbulkan masalah yang baru.

3.2 Saran
Integrasi nasional sangat diperlukan oleh negara indonesia karena dari integrasi nasional dapat mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada di indonesia, sehingga tidak adanya konflik perpecahan yang terjadi dikarenakan perbedaan semata. Walaupun indonesia ini berbeda-beda suku, ras, agama, dan budaya, tetapi tetap indonesia adalah negara yang satu yang mempunyai satu tujuan untuk memakmurkan negara Indonesia dan meberikan perubahan yang baik bagi masyarakt yang ada di Negara Republik Indonesia.





DAFTAR PUSAKA
Wibowo, I, 2000, Negara dan Mayarakat : Berkaca dari Pengalaman Republik Rakyat Cina, gramedia, Jakarta.

Winarno. 2007, Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi. Bumi aksara, jakarta.

Buku Panduan Kewarganegaraan Tahun 2014. Universitas Sriwijaya. UPT Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian.

Bohlan, (2005). Integrasi nasional. (http://www.basic-integrasi-nasional.org)
Diakses pada tanggal 12 februari 2015.

Buku panduan siswa pendidikan kewarganegaraan pancasila kelas XI tahun 2013.Diterbitkan oleh Erlangga


Tidak ada komentar:

Posting Komentar